Qurban atau Kurban adalah ibadah dengan menyembelih hewan ternak pada hari Idul Adha dan hari Tasyrik dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ibnul Qayyim berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamattu’ dan qiron meskipun dengan sedekah yang bernilai berlipat ganda, tentu tidak bisa menyamai keutamaan Qurban”.
“…selayaknya bagi mereka yang mampu, tidak meninggalkan berqurban. Karena dengan berqurban akan lebih menenangkan hati dan melepaskan tanggungan”. (Tafsir Adwa’ul Bayan, 1120)

Qurban adalah suatu amalan yang amat sangat besar pahalanya sehingga bagi siapapun yang mampu untuk melaksanakan maka sangat dianjurkan. Qurban merupakan salah satu sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan ladang pahala yang sangat besar.
Setiap ibadah dalam islam mempunyai tata cara dan syaratnya begitu juga Aqiqah dan Qurban. Hewan ternak yang dapat dijadikan Qurban antara lain Sapi, Unta, Kerbau, Kambing, Biri – biri, dan Domba. Penggunaan hewan Qurban di setiap daerah berbeda – beda karena bergantung ketersediaan hewan. Adapun syarat – syaratnya :

Usia hewan Qurban :
• Sapi = 2 tahun
• Kambing = 1 tahun
• Domba = minimal 6 bulan

Hewan Qurban juga harus memenuhi syarat :
a. Buta sebelah yang jelas/tampak
b. Sakit yang jelas.
c. Pincang yang jelas
d. Sangat kurus, tidak mempunyai sumsum tulang
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menyembelih qurban sebelum shalat (Idul Adha), maka ia berarti menyembelih untuk dirinya sendiri. Barangsiapa yang menyembelih setelah shalat (Idul Adha), maka ia telah menyempurnakan manasiknya dan ia telah melakukan sunnah kaum muslimin.” (HR. Bukhari)

Sedangkan mengenai waktu akhir dari penyembelihan qurban, Syaikh Musthofa Al ‘Adawi hafizhohullah menjelaskan, “Yang hati-hati bagi seseorang muslim bagi agamanya adalah melaksanakan penyembelihan qurban pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) sebagaimana yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan dan hal ini lebih selamat dari perselisihan para ulama yang ada. Jika sulit melakukan pada waktu tersebut, maka boleh melakukannya pada 11 dan 12 Dzulhijjah sebagaimana pendapat jumhur (mayoritas) ulama.
Hewan qurban yang telah disembelih dagingnya dapat dibagikan dagingnya. Pembagian yang paling afdhal adalah 1/3 untuk pemilik hewan Qurban, 1/3 untuk kerabat, dan Sisanya untuk dibagikan untuk para Fakir Miskin.

Namun jika lebih/ kurang dari sepertiga atau diserahkan pada sebagian orang tanpa lainnya (misalnya hanya diberikan pada orang miskin saja tanpa yang lainnya, pen), maka itu juga tetap diperbolehkan. Dalam masalah ini ada kelonggaran.

Melayani dan menyediakan informasi Harga Jual Hewan Qurban / Kurban Sapi, Kambing, Domba Jakarta, depok, bogor, tangerang, bekasi Terbaru
Harga Bersahabat, Hewan Sesuai Syariat

Untuk pilihan Paket Jasa Aqiqah lainnya, silahkan hubungi kami di